nichan91 (nichan91) wrote,
nichan91
nichan91

[FanFic] Secret Room

Genre: Romantis, School Life, Ecchi
Rating: NC17
Character : Ai (ai) , Chie (chiel chielo) , Rin ,Mizu

Hey!Say!JUMP :
Inoo Kei
Yamada Ryosuke
Okamoto Keito



"Chie channn...." teriak Rin memanggil Chie yang sedang berjalan menuju perpustakaan.

"Umm... Rin senpai"

"Chie chan , bantu Rin yaa" pinta Rin yang terlihat terburu-buru.

"Bantu apa?"

"Tolong berikan berkas berkas ini ke Ai chan ya, dia kelihatannya ada di ruang Osis, Rin mau double date dulu sama Mizu chan" jawab Rin dengan girang.

"Rin ayo cepat, kau tidak mau kan ketinggalan kereta dan double date kita kali ini gagal lagi kan?" ujar Mizu

"Iya iyaaa" sahut Rin. Rin berbisik pada Chie sebelum dia meninggalkan Chie.
"Chie chan, sebagai tanda terima kasihku, aku akan memberimu foto Keito saat pelajaran renang tadi, kyaaa♡"

"Eh..." seru Chie dengan muka sedikit memerah.

"Rin chan...." panggil Yama yang sedari tadi menunggu bersama Mizu. "Iya iyaa aku datang" jawab Rin.

"Jyaa ne chie chan" kata Mizu

" Kami duluan Chie" sahut Yamada

"Chie chan sayang, tolong yaaa nanti Rin pasti siapkan hadiahnya"

"Ya..ya..ya.." jawab chie datar. Tanpa Rin tahu, chie sedari tadi membayangkan keito yang sedang memakai pakaian renang. Dengan celana renang yang ketat dan bertelanjang dada. "Mikir apa aku astaga.." guman chie dengan muka semakin memerah. "Ok, antar ke ai chan, lalu ke perpustakaan terus pulang"



***

"Kenapa ruang OSIS harus berada di pojok lorong. Terasa sangat jauh," guman Chie yang sedari tadi masih berjalan menuju ruang Osis yang memang letaknya berada di ujung lorong dekat gudang klub atletik. "Ah.. akhirnya ketemu, oke masuk".

Sebelum chie membuka pintu, samar-samar dia mendengar suara dari dalam ruang Osis. "Ini suara Ai chan dan Inoo senpai, tunggu, jika aku masuk sekarang aku akan menganggu mereka atau tidak ya ?" pikir chie.
Chie masih berada di depan ruang osis dan mulai mendengarkan percakapan antara Ai dan Inoo.

"Ah... Kei kun.. chotto matte"

"Maaf ai chan, aku tidak bisa menunggu lebih lama!" jawab Inoo.
Inoo dan Ai sama-sama adalah anggota Osis. Mereka sudah menjalin cinta semenjak selesainya acara Bunkasai sekolah.

"Kei kun.. ummhh..."

"Ai chan maaf, karena aku tidak terlalu mahir melakukannya". Inoo pun mulai mencium kening Ai. Dan perlahan menjatuhkan ciumannya ke bibir Ai. Dengan lembut memainkan bibir Ai. Sesekali menggigitnya secara lembut. Kini bibir Inoo menjelajahi leher Ai.

"K..e..i.. kun ummmhh.., bagaimana kalau ada yang datang dan tiba tiba masuk?" tanya Ai.

"Tenang saja Ai chan, yang lain sudah pulang" jawab Inoo dengan posisi tangan yang mulai nakal, masuk ke seragam sekolah Ai.

"Ah.. Kei.. jangan disitu.. umm"

"Ai chan, tolong buka kaki mu agak lebar" pinta Inoo. Tangan Inoo mulai menyentuh paha Ai dan mencubitnya dengan lembut.

Chie yang sedari tadi mendengar percakapan mereka hanya diam terpaku dengan tangan yang sudah berada di gagang pintu.

"Aaaahhhh.. apa yang aku lakukan disini?!, aku harus sesegera mungkin menyerahkan berkas ini dan menemui Keito di perpustakaan" pikir chie.

Crekk.... *pintu dibuka*

Sontak kedua orang itu terbelalak melihat Chie yang tiba-tiba masuk ke dalam ruangan.

"Permisi maaf menganggu Ai chan dan inoo senpai, aku datang hanya untuk menyerahkan titipan dari Rin chan, dan akan segera meninggalkan ruangan ini dan tidak akan mengganggu kalian" ujar chie dengan pura pura tidak melihat Ai dan Inoo.
Sesegera mungkin Chie meletakkan berkas-berkas titipan Rin ke meja Inoo dan buru-buru meninggalkan ruangan.

"Oke.. selesaii... jyaaa ne, O iya sekedar saran, Inoo Senpai tolong kunci pintunya" kata Chie

Chie meninggalkan ruang Osis dengan muka merah padam. Inoo dan Ai saling memandang dengan posisi Ai berada di atas meja dan Inoo berada di depan Ai dengan tangan yang menyentuh tepat di dada Ai. Antara malu dan geli melihat Chie yang tiba-tiba masuk dengan pandangan kosong dan muka memerah.

Brukk...*pintu ditutup*

"Eh Kei kun, Chie melihat kita, aduh bagaimana ini?" tanya Ai dengan muka merah padam, "Bagaimana jika chie bercerita kepada Rin, kau tahu kan rin sangat heboh jika mengetahui ini?"

"Sudah lah, jangan dipikirkan, aku percaya Chie bukan tipikal orang seperti Rin yang heboh itu" sahut Inoo sambil menatap wajah Ai. "Oke mari kita lanjutkan Ai chan, setelah ini aku pastikan tidak ada gangguan" kata inoo sambil menutup pintu ruang osis dan menguncinya.

"Eh.. Kei kun... kei kun... ahhhh.. tunggu"

***

Chie yang sedang berjalan menuju ke perpustakaan untuk menemui Keito , berjalan tanpa expresi dengan muka datar yang masih terheran heran.
Keito yang sedari tadi menunggu nya di perpustakaan kini berada di belakang Chie dan tiba-tiba memeluk Chie.

"Chie channn... lama sekali. Darimana saja kamu? Karena kamu terlalu lama, aku mencarimu. Dan kenapa muka mu memerah? tanya Keito

"Sen...pai... aku melihat Ai chan dan Inoo senpai di ruang Osis" jawab chie terbata-bata.

"Chie chan lupa ya? Mereka kan anggota Osis, jadi wajar mereka ada di ruang OSIS berdua?

"Senpai..... mereka.... berciuman!!" sahut chie.

"Wajarlahh...mereka berpacaran, sudah biarkah mereka, sekarang waktunya kita yang berduaan" kata Keito

"Um... iya baiklah senpai"

"Eh.. tumben biasanya nolak" jawab Keito.

"Iya... ini di dalam otakku sedang konslet" sahut Chie. Keito pun tersenyum melihat tingkah Chie dengan menggenggam tangan Chie, merekapun buru-buru kembali ke perpustakaan.

-End-
Tags: #fanfic #hey!say!jump #inookei #azuri
  • Post a new comment

    Error

    Anonymous comments are disabled in this journal

    default userpic
  • 0 comments