nichan91 (nichan91) wrote,
nichan91
nichan91

A Sign of Love // FanFiction

Genre : Romance, School Life, Ecchi, FanFic
Rating : PG-13 NC17

Character :
Chiel Chielo - Chie
Lin Nili - Rin

Hey!Say! JUMP :
Keito Okamoto
Ryosuke Yamada


" Chiee-chan.. keito... dimana sih kalian, awas ya sampai ketemu, kalian harus traktir aku makan.." teriak Rin mencari cari Chie dan Keito yang bersembunyi entah dimana.

"Sssttt... chie-chan jangan bergerak gerak, di isini sempit" bisik Keito

"Senpai jugaa, geser sedikit dong jangan mepet mepet kesini..nafasmu membuat aku geli" balas Chie

"Chie-chan, sembunyi dimana kamu," panggil Rin yang terus mencari Chie.

*Flashback*

Rin yang penasaran dengan cerita Chie dan Keito membujuk Chie untuk bercerita kepadanya. Chie yang tidak mau bercerita membuat Rin ingin menanyakan langsung kepada Keito.

"Chie-chan..." Rin menghampiri kelas Chie yang berada jauh dari kelasnya.

"Rin-chan ada apa, tumben ke kelasku" jawab Chie

"Sini .. sini, ceritakan padaku dong tentang kau dan Keito , ayo ayo ayo please , aku penasaran" desak Rin

"Ah.. itu, tidak ada yang menarik dari senpai kok jadi tidak ada yang perlu di ceritakan"

"Chieeeeeee-chan jahat sama Rin, kalau kamu tidak cerita, aku akan tanya pada Keito " lalu Rin pergi meninggalkan Chie dan mulai mencari Keito.

"Aduh, kalau Rin-chan bertanya pada senpai.... gawat! Pasti dia akan menceritakan semua nya dan....." Chie mulai berlari mencari keito.

Dari kejauhan dia melihat Rin yang juga menemukan keito yang sedang berjalan ke arah Perpustakaan. Chie yang jaraknya lebih dekat dengan keito langsung menyambar tangan keito. Rin yang melihat itu buru buru mengejar mereka. Chie pun berlari semakin kencang, dan ketika melihat pintu ruang kelas biologi terbuka, Chie cepat2 masuk dan mencari tempat untuk bersembunyi.

"Ah..... lemariii, masuk ke lemari. Senpai ayo masuk, sebelum Rin chan menemukan kita"

"Eeehh... tapi... tapi"

Tanpa sempat berbuat apa-apa, Keito mengikuti keinginan Chie.

"Kemana sih mereka," gerutu Rin

"Senpai, kita sedang sembunyi ya jadi kau jangan coba coba berbuat nakal disini," pinta Chie

"hmm.... gak janji ya Chie chan" jawab Keito sambil menggoda chie

"Senpai!!"

"Iya... iya hahaha"

Chie dan Keito masih belum bisa keluar karena Rin masi ada diluar kelas biologi.

"Akhirnya kau mengajak aku berduaan Chie chan" goda keito

"Ini kalau bukan karena Rin Chan aku juga tidak akan sampai mengajakmu sembunyi di tempat sesempit ini" gerutu Chie

" Senpai, bisakah kau geser sedikit, ini terlalu dekat dan nafasmu membuat aku geli"

Keito yang jahil pada Chie semakin sengaja meniup niup belakang leher Chie, mendekap badan mungil Chie dari belakang dan mencium leher Chie.

"Sen..paii apa yang kau lakukan, henti..kan"

"Maaf Chie chan , kali ini aku tidak dapat menuruti keinginanmu. Dan mungkin aku akan berterima kasih kepada Rin"

Keito memutar badan Chie sehingga keito dapat melihat raut wajah Chie yang sudah mulai memerah. Merah karena panas serta panas karena malu yang bercampur jadi satu.
Keito mulai mendaratkan bibirnya ke bibir Chie dan mulai mencium Chie dengan lembut

"Se..n..paii umm..ah"

Suasana semakin memanas, Chie pun membalas ciuman Keito. Melingkarkan tangannya ke pinggang Keito. Tangan Keito mendekap tubuh mungil Chie. Ciuman pun semakin memanas. Sembari membuka beberapa kancing baju Chie, Keito mulai mencium leher Chie dengan lembut, mengecupnya dengan penuh cinta. Tangan Chie meremas seragam Keito

"Sen..pai tolong jangan disitu" desah Chie

Keito pun semakin liar mencium Chie, Keito membuat satu tanda cinta di dada Chie. Chie yang terbawa suasana mulai membuka kancing seragam Keito dan mencium dada Keito, tidak hanya mengecup dada Keito, Chie juga membuat tanda cinta di dada Keito.
Tangan keito mulai masuk ke dalam seragam sekolah Chie, dan meremas dada Chie dan tetap menciumi leher Chie dengan lembut.


" Ah...senpai..." desah Chie sambil menarik rambut Keito

Keito pun mendaratkan bibirnya ke bibir Chie, Keito mulai memainkan lidahnya di dalam mulut Chie.

Namun tiba tiba terdengar teriakan menyerah dari Rin.

"Oke.... aku menyerah, aku berjanji tidak akan menanyakan apapun kepada kalian, Chie chan, Keito ayo keluar aku mulai lapar, ayo kita makan saja"

"Hahahaha... Rin menyerah juga, tapii kenapa menyerah sekarang, ini kan belum selesai"

"Senpai baka! sahut Chie sambil menutup wajahnya yang masih memerah.

Setelah Keito dan Chie merapikan seragam mereka, merekapun keluar dari lemari, dan segera menghampiri Rin yang sudah mulai cemberut.

"Rin chan, maaf sudah membuatmu lapar" ejek chie sambil tertawa.

"Kalian sembunyi dimana sih?" tanya Rin dengan muka masam dan cemberut.

"Ditempat rahasia kami" jawab Keito dengan tersenyum dan menatap Chie dengan jahil.

Dari kejauhan terlihat Yamada melambaikan tangannya dan berteriak memanggil Rin.

"Rin chan.. aku membuat omelet Rice kesukaanmu"

"Yamaaa chan, aku kangen kamu' jawab Rin sambil berlari menghampiri kekasihnya itu.

Keito dan Chie hanya tersenyum melihat tingkah Rin.

" Rin chan bukanlah kalian baru saja bertemu, kenapa sudah kangen? hahaha"

"Dasar Rin, yang ada diotaknya hanya Yamada dan makanan saja" ejek Keito

"Tapi aku suka melihat mereka, walaupun kadang aku kasihan melihat Rin. Fans Yamada senpai menyeramkan"

"hm... sudahlah tak usah pikirkan mereka, kita pikirkan saja hubungan kita, Chie channnn...."

"Ya..?"

"Ayo kita lanjutkan yang tadi" goda keito sambil tertawa jahil.

"Senpai... BAKA! hahaha" jawab Chie sambil menjitak kepala Keito.

Merekapun berjalan di belakang Rin dengan bergandeng tangan.

"Chie chan..."

"Ya..."

" Daisuki "

" Daisuki Senpai "


-End-
Tags: fanfic, hey!say!jump, okamotokeito
  • Post a new comment

    Error

    Anonymous comments are disabled in this journal

    default userpic
  • 0 comments